PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM

A. Pengertian Sumber Daya Alam

Untuk dapat mempertahankan hidupnya manusia banyak kebutuhannya. Kebutuhan itu dapat berwujud benda atau materi, dapat juga tidak berwujud benda. Benda kebutuhan manusia bayak terdapat di sekeliling kita, misalnya tanah, air, udara, minyak bumi, batu bara, dan masih banyak lagi. Semua kebutuhan manusia tersebut ada di alam, manusia tinggal memanfaatkannya. Oleh karena itu disebut sumber daya alam.

Jadi dapat disimpulkan bahwa sumber daya alam adalah semua yang ada di alam, yaitu hasil bentukan alam yang berguna dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dalam mencapai kesejahteraan.

B. Pembagian Sumber Daya Alam

1. Sumber daya alam yang dapat diperbarui

Sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang apabila sudah terpakai, oleh sebab kekuatan dan proses alam akan terbentuk kembali.

Sumber daya alam yang dapat diperbarui sering juga disebut sumber daya alam yang dapat pulih. Sumber daya alam ini dapat pulih dengan sendirinya yaitu dengan melalui siklus (daur) atau dapat juga melalui kemampuan berkembang biak atau bahkan dapat juga melalui campur tangan manusia. Sumber daya alam yang dapat diperbarui ada tiga jenis yaitu

a) Sumber daya alam nabati

Yaitu sumber daya alam yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Dari tumbuh-tumbuhan dapat diambil buah, daun, kulit, batang, akar maupun bunganya. Bahkan sisa tumbuhan yang sudah lapuk dan hancur dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

b) Sumber daya alam hewani

Yaitu sumber daya yang berasal dari hewan yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sumber daya alam hewan dapat berasal dari hewan darat, hewan air (jenis ikan) dan hewan yang dapat terbang (jenis burung). Sumber daya alam dapat pulih kembali karena berkembang biak.

2. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang apabila sudah digunakan akan habis/musnah.

Sumber daya alam hasil tambang dan hasil penggalian merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui atau juga disebut sumber daya alam habis dipakai.

C. Berbagai Sumber Daya Alam Yang Ada di Indonesia

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup beragam. Berbagai sumber daya alam yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Sumber daya alam yang dapat diperbarui meliputi :

a) Sumber daya alam nabati.

Sumber daya alam nabati dapat diperoleh melalui :

- Pertanian rakyat

- Perkebunan

- Kehutanan

b) Sumber daya alam hewani

Sumber daya alam hewani dapat diperoleh dari :

- Sumber daya alam peternakan

- Sumber daya alam perikanan

2. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui meliputi :

a) Sumber daya alam mineral

Sumber daya alam mineral meliputi :

- Sumber daya alam timah

Bijih timah terdapat pada batuan granit. Batuan ini hancur akibat pelapukan dan erosi ari. Hancurannya diangkut oleh air sungai, lalu diendapkan di palung sungai atau di dasar laut. Timah digunakan untuk membuat kaleng, tube, bahan pelapis besi agar tidak berkarat, dan untuk patri. Logam ini sangat lunak, sehingga dapat dibuat sangat tipis serupa kerta. Kertas timah dipakai untuk pembungkus rokok, permen, coklat, dsb.

- Sumber daya alam bauksit

Bauksit adalah bijih aluminium. Logam aluminium sangat banyak kegunaannya, karena ringan dan tidak mudah berkarat. Aluminium dipakai untuk membuat badan pesawat terbang, kapal laut, alat-alat dapur dan sebagainya.bauksit didapat dalam bentuk lumpur basah. Lumpur ini dikeruk dengan alat modern, kemudian dicuci. Dan dilebur dengan tenaga listrik yang besar agar menjadi aluminium.

- Sumber daya alam tembaga

Tembaga sangat dibutuhkan terutama untuk peralatan listrik, karena dapat menghantarkan arus listrik yang baik. Tembaga juga dipakai untuk membuat kuningan dan perunggu serta berbagai keperluan lainnya. Hasil dari bijih tembaga sebagian besar diekspor ke Jepang.

- Sumber daya alam emas dan perak

Logam emas merupakan cadangan kekayaan suatu negara. Selain itu logam emas dan perak juga dijadikan perhiasan, uang logam, barang kerajinan dan harta simpanan.

Emas dan perak diperoleh dengan cara menumbuk sampai hancur batu yang mengandung logam ini.hancurannya lalu dilimbang dengan air, emas dan perak mengendap dan dapat diambil dengan mudah.

- Sumber daya alam mangan

Logam mangan berwarna hitam dan berat. Mangan diperlukan untuk pembuatan batu baterai dan untuk campuran besi dalam pembuatan baja. Batu gunung yang banyak mengandung mangan diambil, lalu diolah di pabrik untuk mendapatkan mangannya. Sebagian hasil mangan dipakai dalam industri bateri dan selebihnya diekspor ke Jepang dan Belanda.

 

 

- Sumber daya alam bijih besi

Besi sangat dibutuhkan untuk segala macam kebutuhan manusia. Di Indonesia terdapat banyak tempat yang mengandung bijih besi yaitu, di Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi tenggara, Irian jaya dan Jawa Barat.

Sumber daya alam mineral lain yang termasuk dalam mineral industri (mineral nonmetalik) adalah sebagai berikut :

- Fosfat

Fosfat dihasilkan dari bekas-bekas gua pada pegunungan kapur. Dahulu kala gua-gua tersebut dihuni oleh kelelawar. Tumpukan kotoran kelelawar akhirnya berubah menjadi fosfat. Fosfat merupakan bahan utama pembuatan pupuk yang mengandung fosfor. Fosfat banyak ditemukan di pegunungan-pegunungan kapur di Jawa.

- Belerang

Belerang didapatkan dari sekitar gunung berapi. Tempat-tempat yang banyak menghasilkan belerang ialah gunung tangkuban perahu, telaga bodas, dan ciremai di Jawa Barat. Belerang digunakan dalam industri kimia, korek api dan ban mobil.

- Batu gamping

Batu gamping atau batu kapur banyak digunakan untuk bahan bangunan, bahan utama pembuatan semen dan bahan ikatan pada peleburan bijih besi. Kapur juga berguna sebagai pupuk bagi tanah yang kekurangan zat kapur. Tanah semacam ini banyak dijumpai di daerah bekas rawa. Cara pengambilan batu kapur disebut penggalian, bukan penambangan, karena orang hanya perlu menggali bukit-bukit kapur dan karang pantai lalu mengangkut hasilnya.

- Intan

Adalah yang paling keras diatara batu-batu yang ada di permukaan bumi. Oleh sebab itu intan dapat dipakai untuk mata bor dalam penggalian bahan tambang. Tetapi karena keindahannya, intan kebanyakan dijadikan batu permata.

Selain mineral nonmetalik juga terdapat sumber daya alam mineral organis (berasal dari jasad hidup) atau organisme diantaranya aspal, batu bara dan sebagainya.

b) Sumber daya alam energi, yaitu sumber daya alam yang meliputi :

- Minyak bumi

Minyak bumi didapatkan dengan cara membor permukaan bumi di darat atau di laut. Minyak dipompa keluar dan dialirkan melalui pipa-pipa panjang ke kilang penyulingan. Minayk mentah yang bentuknya seperti lumpur cair harus disuling lebih dahulu sebelum dapat digunakan.

Pemboran minyak di laut dilakukan di daerah landasan benua dan disebut pemboran lepas pantai. Anjungan pemboran harus dibangun di atas permukaan laut. Di atas anjungan ini pompa-pompa bekerja siang malam. Minyak mentah ditampung penyulingan. Pemboran minyak di laut lebih sukar dari pada di darat. Penyelam-penyelam yang ahli diperlukan untuk memasang pipa-pipa dan alat pemboran di dasar laut.

Daerah penghasil minyak bumi di Sumatra meliputi Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan sumater selatan. Di kalimantan timur merupakan daerah minyak utama di Kalimantan. Irian jaya adalah penghasil minyak terpenting di Indonesia bagian timur. Sehingga indonesia adalah salah satu negara penghasil minyak bumi terpenting di Asia Tenggara. Produksi minyak Indonesia diekspor terutama adalah ke negara-negara Jepang, Singapura dan Australia.

- gas bumi

Hampir setiap pemboran minyak bumi menghasilkan juga gas bumi atau gas alam. Hasil pemboran gas bumi ditampung lalu dicairkan. Gas bumi yang cair disebut LNG (Liquefied Natural Gas).

 

- Batu bara.

Pertambangan batu bara yang telah diusahakan di Indonesia adalah pertambangan Bukit Asam di Sumatera Selatan, pertambangan umbilin di Sumatera Barat dll. Beberapa hasil dari batu bara digunakan sebagai bahan bakar PLTU.

D. Pengertian Tanah Sebagai Sumber Daya

Tanah merupakan bagian dari lapisan batu-batuan di permukaan bumi yang mengandung sumber makanan (unsur hara) dan merupakan tempat tumbuhnya tumbuh-tumbuhan. Lapisan tanah yang paling atas yang paling banyak mengandung bunga tanah (humus) atau unsur hara. Perbedaan jenis tanah disebabkan oleh hal-hal antar lain:

1. Asal batuan induknya

2. Keadaan iklimnya

3. Curah hujan, angin serta tertutup tidaknya oleh sisa-sisa daun-daunan dan pepohonan.

Potensi ekonomi sumber daya tanah di Indonesia adalah sebagai berikut :

1. tanah merupakan salah satu unsur produksi untuk bersawah, beladang, berkebun, dan lain sebagainya, yang hasilnya untuk dapat memenuhi kebutuhan pada petani ataupun untuk diperdagangkan, serta untuk diekspor.

2. hampir seluruh tanah di wilayah nusantara merupakan tanah subur dengan curah hujan yang cukup tinggi, dapat tumbuh hutan lebat dan luas. Hasil kayu tropis yang bermutu tinggi merupakan salah satu komoditi ekspor nonmigas yang banyak mendatangkan devisa negara.

3. wilayah Indonesia dengan tanah yang subur dapat tumbuh berbagai jenis tumbuhan, merupakan tempat yang aman untuk hidup dan berkembang biak berbagai jenis satwa, merupakan salah satu kekayaan alam baik untuk penelitian ilmu pengetahuan, maupun sebagai objek wisata yang dapat mendatangkan devisa negara.

 

E. Pengertian Air Sebagai Sumber Daya

Air sebagai sumber daya adalah air yang dibutuhkan oleh semua kehidupan, baik tumbuhan, hewan mikroorganisme maupun manusia. Agar tetap dapat kita pakai air harus dijaga supaya tidak tercemar.

Menurut tempatnya terdapatnya air dapat dibagi atas :

1. Air Permukaan, terdiri dari :

a) Air sungai

yaitu yang mengalir melalui terusan alami yang kedua pinggirnya dibatasi oleh tanggul-tanggul dan airnya mengalir ke laut, ke danau, atau ke sungai lain. Manfaat air sungai bagi kehidupan sangat besar artinya seperti untuk mengairi pertanian di persawahan, perikanan, lalu lintas perairan, pembangkit listrik dan pariwisata. Sungai dapat dibagi atas dua jenis :

- Sungai hujan yaitu sungai yang airnya berasal dari hujan dan mata-mata air. sungai-sungai di Indonesia pada umumnya adalah sungai hujan.

- Sungai gletser yaitu sungai yang mendapat air dari gletser (es) atau salju yang mencair. Sungai seperti ini airnya tetap. Jenis sungai ini di Indonesia ialah sungai Membramo yang gletsernya berasal dari puncak Jayawijaya.

b) Air danau

Air danau berasal dari air hujan, air sungai, air tanah atau mata air. berkurangnya air danau disebabkan oleh penguapan, perembesan ke dalam tanah, dan pengaliran oleh sungai. Air danau dan air waduk di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai berikut :

- Untuk pengairan atau irigasi pertanian persawahan dan pertanaian lainnya.

- Untuk perikanan yaitu perikanan ikan air tawar.

- Untuk pembangkit listrik.

- Untuk objek wisata, karena pemandangan daerah sekitar danau yang mempesona dan udara yang sejuk

 

c) Air laut

Permukaan bumi kita ini sebagian besar terdiri dari perairan laut. Seperti halnya air permukaan yang lain, air laut juga mempunyai arti yang tinggi bagi kehidupan, yaitu digunakan untuk :

- Air laut dapat dijadikan garam dapur, yang merupakan salah satu zat yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia.

- Di dalam air laut dapat dibudidayakan berbagai sumber protein hewani (ikan laut) dan sebagai lahan tempat pembudidayaan rumput laut sebagai bahan dasar agar-agar dan kosmetika.

- Perairan laut merupakan jalan lalu lintas pelayaran dan pengangkutan yang paling murah, karena dapat menampung dalam jumlah tonase yang lebih besar.

2. Air Bawah Tanah

a) Gaiser (geyser)

Air di bawah tanah bisa menguap karena panas magma. Kadang-kadang uap dan air yang panas karena panas magma itu dapat keluar ke permukaan bumi dan menyembur ke atas. Semburan itu disebut gaiser. Selain menyembur, air panas itu juga dapat keluar sebagai sumber air panas. Sumber air panas banyak memberikan keuntungan bagi manusia. Umumnya daerah sumber air panas ini menjadi objek pariwisata. Sumber air panas dapat dipercaya menyembuhkan penyakit tertentu.

b) Artois (artesis)

Air yang meresap ke dalam tanah dan tertahan oleh suatu laposan batuan yang kedap air bisa membentuk suatu cadangan air. cadangan air itu ada yang dangkal dan ada yang dalam. Cadangan air yang dangkal disebut air tanah dangkal misalnya air sumur. Sedangkan cadangan air yang lebih dalam lagi disebut air tanah dalam yang juga sering disebut air Artesis.

 

 

F. Pengertian Udara Sebagai Sumber Daya

Udara yang mengalir disebut angin. Udara mengalir dari tempat bertekanan udara tinggi ke tempat bertekanan udara rendah. Tempat bertekanan udara tinggi kita sebut daerah maksimum yaitu di daerah tersebut terdapat udara yang padat atau rapat karena tidak terjadi penguapan yang berarti yang disebabkan oleh panasnya sinar matahari. Sedangkan daerah (tempat) tersebut terdapat udara renggang atau kosong karena terjadi pemuaian yang lebih besar yang disebabkan oleh panasnya sinar matahari.

Angin yang mengalir atau bertiup ada yang kencang ada pula yang lemah. Kencang dan lemahnya angin berhembus ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu :

1. Besar kecilnya perbedaan tekanan udara di suatu daerah dengan daerah yang lainnya.

2. Jauh dekatnya antara daerah maksimum dengan daerah yang bertekanan udara minimum.

Pemanfaatan sumber tenaga angin di Indonesia antara lain :

1. Pelayaran

Pada siang hari, darat dan laut mendapat pemanasan matahari. Darat lebih cepat menjadi panas daripada laut. Udara panas di atas darat naik, dan udara yang leibh dingin dari laut mengalir (berhembus) ke darat. Maka pada siang hari bertiup angin laut.

Dimalam hari arah angin berubah, daratan lebih cepat menjadi dingin dari pada laut. Udara yang hangat diatas laut akan naik (menguap) dan udara yang lebih dingin diatas darat akan mengalir (berhembus) kelaut. Maka pada malam hari bertiup angin darat. Angin ini dimanfaatkan untuk menggerakkan perahu nelayan.

2. Pertanian

Di dalam bidang pertanian angin dimanfaatkan antara lain :

a) Untuk menggerakkan baling-baling kincir pemompa air dalam tanah (sumur), menimba air dari sungai untuk pengairan lahan pertanian, penumbuk atau perontok padi dan hasil panen lainnya.

b) Untuk memisahkan hasil panen padi (gabah) kering yang bagus dengan yang kosong denan cara menaburinya dalam hembusan angin.

G. Pelestarian Sumber Daya Alam

1. Bentuk-bentuk kerusakan sumber daya alam

Kerusakan sumber daya alam adalah berubahnya sifat-sifat dan berkurangnya kegunaan sumber daya alam dalam meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan atau dalam menunjang pembangunan.

Sumber daya alam dapat rusak karena :

a) Peristiwa alam, misalnya gempa bumi, angin ribut, letusan gunung berapi dan banjir.

b) Perbuatan manusia, misalnya pertambahan manusia yang tidak seimbang dengan alam.

Dampak negatif karena rusak atau habisnya sumber daya alam tidak hanya dirasakan oleh generasi sekarang, tetapi juga oleh generasi penerus di masa mendatang. Kerusakan-kerusakan yang dilakukan oleh manusia dapat diidentifikasikan sebagai berikut :

a) Kerusakan Tanah

Jumlah penduduk yang bertambah menuntut peningkatan produksi pertanian. Peningkatan hasil pertanian diperlukan pupuk, terutama pestisida. Penggunaan pestisida yang salah dapat mengakibatkan tanah menjadi rusak.

Kurang tertatanya aliran air, baik pengairan irigasi maupun air hujan akan mengakibatkan terjadinya erosi sehingga terjadi kerusakan lapisan tanah subur, sehingga menjadi tanah yang kritis.

Pembuangan sampah anorganik, seperti plastik, kaleng bekas, pecahan barang pecah belah yang sukar terurai akan meracuni organisme yang dapat menyuburkan tanah.

b) Kerusakan Udara (pencemaran udara)

Sisa pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor dan industri yang mengandung karbon monoksida dan gas-gas lain menyebabkan udara tercemas. Sebagian gas ini mengandung unsur tertentu yang berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama yang berhubungan dengan pernafasan. Ciri-ciri dari akibat pencemaran udara adalah orang cepat merasa capai dan mual, mata terganggu dan batuk mudah berjangkit akibat debu yang berlebihan.

c) Pencemaran Air

Dari segi kesehatan, air yang sehat harus memenuhi tiga syarat, yaitu :

- Tidak berwarna (bening dan jernih)

- Tidak berbau

- Tidak mempunyai rasa.

Beberapa contoh pencemaran air adalah sebagai berikut :

- Air tanah dangkal dapat tercemar karena peristiwa yang terjadi di atasnya, misalnya karena pemakaian pupuk atau obat pembunuh hama, yang bersamaan air hujan meresap ke dalam tanah.

- Air tanah dalam yang biasanya digunakan untuk kebutuhan industri, terutama didaerah yang berdekatan dengan daerah pantai, akibat penyedotan air tanah secara berlebihan untuk keperluan industri, air laut merembes ke darat samapi ke kantong air tanah. Akibat lain dari penyedotan air tanah secara besar-besaran ialah berkurangnya air tanah dangkal, sehingga banyak sumur mengalami kekeringan.

- Air permukaan tanah. Fungsi sungai dan danau sebagai pengatur kelembaban udara menjadi berkurang bila ia tertutup sampah. Hal ini dapat merusak, bahkan mematikan tanaman. Apabila limbah industri yang mengandung zat-zat kimia sampai kelaut, air laut disekitar pantai juga dapat tercemar. Selain itu juga pencemaran air laut disebabkan oleh tumpahnya minyak mentah dari kapat tanker yang dapat mematikan ikan dan hewan laut lainnya.

d) Perusakan hutan

Penebangan hutan untuk keperluan pemukiman dan tanah pertanian baru secara tidak berhati-hati dan tanpa memperhitungkan untung ruginya, telah mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, erosi dan kekurangan air tanah.

2. Usaha Pelestarian Sumber Daya Alam di Indonesia

Fungsi sumber daya alam yang sudah mengalami kerusakan atau pencemaran akan menurun. Apabila keadaan ini dibiarkan dan tidak diperbaiki, maka usaha untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk akan terganggu.

Usaha-usaha perbaikan dan pencegahan perusakan sumber daya alam adalah sebagai berikut :

a) Reboisasi, penghijauan dan rehabilitasi hutan.

Penanaman kembali hutan-hutan yang telah gundul disebut reboisasi. Penghijauan adalah usaha penanaman tanah milik penduduk dengan tanaman budidaya. Rehabilitasi hutan merupakan usaha perbaikan hutan dengan cara menggantikan tanaman yang sudah rusak, mati, atau tua.

b) Pengawetan tanah guna mempertahankan kesuburannya.

Kesuburan tanah tergantung dari adanya unsur hara yang terkandung di dalam tanah yang diperlukan tanaman untuk pertumbuhannya. Kesuburan tanah dapat dipertahankan dengan cara :

- Memberi pupuk untuk menambah unsur hara di dalam tanah. Pemupukan ini harus dilakukan dengan memperhatikan petunjuk-petunjuk yang benar, karena jika tidak dapat menimbulkan pencemaran tanah atau pencemaran air oleh zat-zat kimia.

- Membuat pematang, parit atau teras pada tanah yang miring untuk mencegah erosi.

- Mengubah cara penggunaan tanah, terutama tanah yang terlalu miring. Daerah yang tanahnya kurus leibh baik ditanami dengan tanaman jenis kacang-kacangan yang dapat menambah unsur nitrogen ke dalam tanah.

 

c) Pengawetan tanah guna menyimpan air

Air dapat hilang dari dalam tanah karena menguap. Untuk mencegah atau mengurangi hilangnya air dari dalam tanah dilakukan cara-cara sebagai berikut :

- Mengusahakan agar permukaan tanah selalu tertutup oleh tanaman pentutup, untuk mengurangi kerusakan tanah akibat penyinaran matahari dan mengurai penguapan air tanah.

- Penanaman pohon agar dapat menahan air, sehingga tidak meresap jauh ke dalam tanah.

d) Pengolahan daerah aliran sungai (DAS)

Daerah aliran sungai adalah daerah di sepanjang aliran sungai yang keperluan airnya, terutama untuk pertanian. Faktor ekonomi dapat berpengaruh terhadap pengolahan DAS. Pemilikan tanah yang sangat sempit menyebabakan petani haus lahan. Akibatnya mereka membuka hutan lindung sehingga terjadilah banjir.

e) Penertiban pembuangan sampah

Pembuangan sampah keluarga secara sembarangan dapat menyebabkan pencemaran air tanah, air sungai, udara dan tanah. Untuk mencegah timbulnya pencemaran tersebut, pembuangan sampah perlu ditertibkan. Misalnya dibuang ke tempat yang sudah ditentukan dan diperlukan sistem pengolahan sampah yang benar.

f) Penertiban pembuangan limbah industri

Industri yang menghasilkan limbah yang beracun atau bahan kimia yang sulit hancur harus dikendalikan dengan berbagai peraturan yang ketat agar tidak menimbulkan pencemaran. Limbah-limbah semacam ini perlu pengolahan sebelum dibuang kembali menjadi bahan baru yang tidak membahayakan kesehatan manusia.


Umar, Arsyad dkk. 2004. Pengetahuan Sosial Terpadu. Jakarta: Erlangga.

Asy’ari, S.Pd, Supriyo. 1996. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Jakarta: Erlangga.

Samlawi, Fakih dan Maftuh, Bunyamin. 1999. Konsep Dasar IPS. Bandung: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Muchtar, M, Drs. 1997. Geografi (Pengetahuan Peta dan Peta Indonesia). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Muchtar, M, Drs. 2002. Geografi (Sumber Daya Alam dan Pelestariannya). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Balen, S, Drs dkk. 1991. Materi Pokok Pendidikan IPS I. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: